Warga Temukan Mayat Laki Laki Mengapung di Sungai Subulussalam

[ad_1]

LINEAR.CO.ID | SUBULUSSALAM – Mayat mengapung di temukan warga di tepi perairan Sungai Souraya (Lae Souraya) Desa Mandilam, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, Sabtu, (16/12/23).

Bermula penemuan mayat tersebut, disampaikan Mirwan kepada linear.co.id, pada saat dia nya hendak menuju kebun miliknya, menggunakan Robin. Bersamaan mayat itu pun ditemukannya dengan keadaan mengapung di bawa arus Sungai Souraya.

“Tadi pagi, pada saat saya hendak ke kebun saya melihat mayat itu mengapung di pinggir Lae Souraya (Sungai Souraya),” sampainya.

Sontak, ia langsung bergegas mengabarkan kepada warga Desa Mandilam Adanyan penampakan mayat yang belum diketahui tersebut.

“Begitu saya lihat, saya langsung meminta bantuan kepada Warga,” ujarnya.

Dia pun mengaku saat ini pihak Kepolisian setempat sedang di perjalanan untuk mengevakuasi hal tersebut yang mengapung tersebut.

Disebabkan banjir di beberapa titik menuju lokasi penemuan mayat di Desa Mandilam, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, mengevakuasi mayat cukup dramatis, hingga menyulitkan tim melakukan evakuasi.

Penemuan Mayat tersebut, dilaporkan warga ke pihak Kepolisian sekira pukul 10:wib pagi tadi. Alhasil tim Polsek Rundeng dan Koramil Rundeng berhasil mengevakuasi siang tadi, hingga petang ini sampai ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Subulussalam.

Pasalnya, akses menuju lokasi penemuan mayat tersebut, terdapat beberapa titik genangan air yang membanjiri badan jalan. Sehingga, menyulitkan tim untuk melakukan evakuasi terhadap si mayat.

“Jalur tempuh menuju Desa Mandilam ada sebanyak 3 titik yang tergenang banjir. Tim melakukan evakuasi terpaksa menggunakan Sepeda Motor (Sepmor) dan menaiki Rakit untuk menyeberangi jalan yang tergenang Banjir tersebut,” sampai, Kapolres Subulussalam melalui Kapolsek Rundeng Iptu Fajar Harapan Tumangger, Sabtu, (16/12/23).

Untuk mengevakuasi Mayat menuju RSUD Subulussalam, dilanjutkannya, pihak nya melakukan Jalur lain, memutar dari Sultan Daulat yang memakan waktu jarak tempuh Dua kali lipat, dari Jalur Rundeng Subulussalam.

“Tim menempuh jalur dari Kecamatan Sultan Daulat menuju RSUD Subulussalam, Jalur utamanya masih di genanngi banjir hingga saat ini,” ujar Kapolsek Rundeng, Fajar Harapan. (*)

[ad_2]

https://linear.co.id/