Polres Langsa Berhasil Ciduk Pria Aceh Utara dan Gagalkan Peredaran Narkotika

ACEHNETWORK.COM| Sat Narkoba Polres Langsa berhasil mengagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 1.029 gram atau satu kilogram lebih.

Polisi juga mengamankan tersangka JH (41), warga Gampong Bale, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara pada Jumat (26/4/2024) sekitar pukul 16.30 WIB.

Hal itu disampaikan Kapolres Langsa, AKBP Andy Rahmansyah,SIK,SH,MH didampingi Kasat Resnarkoba, AKP Mulyadi, saat konferensi pers, Kamis 2 Mei 2024.

Kapolres menerangkan, pengungakap itu berawal dari informasi masyarakat tentang peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kota Langsa yang dilakukan oleh seorang laki-laki berasal dari Aceh Utara.

Kemudian, anggota Unit Opsnal Sat Resnarkoba Polres Langsa yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait informasi tersebut.

Setelah didapatkan informasi dari masyarakat, diketahui yang bersangkutan menjemput narkotika jenis sabu dari Aceh Utara, untuk diedarkan di Kota Langsa.

Selanjutnya, Unit Opsnal memperluas penyelidikan ke daerah dimaksud untuk melakukan pencarian terhadap orang yang dilaporkan tersebut.

baca juga: Tim Gabungan Temukan 30 Ton Kayu Hasil Aktifitas Ilegal Loging di Aceh Timur

Lalu, sesampainya di Aceh Utara tepatnya di lokasi kejadian terlihat ada tiga orang laki-laki yang diduga sebagai Target Operasi (TO).

Saat hendak dilakukan penggerebekan, kedua orang laki-laki berhasil melarikan diri dan JH berhasil diamankan.

“Saat dilakukan penggeledahan terhadap badan dan Sepmor Honda Scoopy BL 4592 NAG miliknya ditemukan barang bukti berupa satu paket besar sabu seberat 1.029 gram  di bawah Jok Sepmornya,” terang Kapolres.

baca juga: Amiruddin Resmi Daftarkan Balon Bupati Aceh Barat Lewat Partai Gerindra

Kemudian, Kasat Resnarkoba dan tim melakukan pengembangan untuk mencari keberadaan pelaku lainnya yang sebelumnya melarikan diri.

Kedua pelaku tersebut yakni berinisial HR (DPO) dan NEK (DPO) yang diduga terlibat dalam perantara jual beli sabu.

Namun setelah dilakukan pencarian di seputaran wilayah Aceh Utara terhadap kedua DPO itu belum berhasil ditemukan.

baca juga: DPRK Aceh Timur Bakal Panggil Pimpinan PT Adira Finance terkait Sejumlah Dugaan

“Kedua DPO itu sebagai kuris dalam transaksi jual beli sabu dari wilayah Aceh Utara untuk selanjutnya diedarkan di Kota Langsa,” sebut AKBP Andy.

“Tersangka merupakan residivis dalam kasus yang sama, sebelumnya pada tahun 2019, ianya divonis oleh Pengadilan Negeri Lhoksukon selama 2 tahun penjara kemudian menjalani masa hukuman di Lapas Kelas II B Lhoksukon,” pungkasnya lagi.