Pembangunan Jembatan Blang Manggeng dan Tokoh II Masuk Pogram Prioritas

[ad_1]

LINEAR.CO.ID | ACEH BARAT DAYA – Pembangunan infrastruktur jembatan penghubung dua desa Blang Manggeng, Kecamatan Manggeng dengan Gampong Tokoh II, Kecamatan Lembah Sabil Aceh Barat Daya (Abdya guna membuka akses dan mendorong pertumbuhan ekonomi, menjadi asa tersendiri bagi masyarakat dua desa tersebut. Senin (20-11-2023)

Selama ini jalan penghubung tersebut merupakan jalan yang digunakan oleh masyarakat untuk untuk menuju lahan pertanian.

Bukan tanpa alasa jalan tersebut masuk dalam pogram prioritas. Hal itu jugab bedasarkan mendengar keluhan para masyarakat.

Pj Bupati Abdya, H Darmansah SPd MM langsung memerintahkan Kepala Dinas Perkerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat, Alfian Liswandar ST untuk memprioritaskan pembangunan jembatan penghubung antara Gampong Blang Manggeng, Kecamatan Manggeng dengan Gampong Tokoh II, Kecamatan Lembah Sabil.

Perintah itu disampaikan langsung Pj Bupati Abdya kepada Kepala PUPR setempat melalui sambungan telepon seluler saat menerima audiensi masyarakat dari dua gampong tersebut di Pendopo Bupati setempat, Minggu (19/11/2023) malam.

Sebagaimana diketahui, Pj Bupati Abdya, punya trik khusus untuk menampung aspirasi warga, tanpa perlu melewati protokoler.

Darmansah menyediakan waktu khusus dan memberikan kesempatan kepada warga untuk bertemu langsung guna mendengar keinginan dan keluhan warga.

Masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya, dapat mendatangi Pendopo Bupati setiap hari dengan melaksanakan Shalat Magrib atau Shalat Subuh berjamaah di Mushalla pendopo.

Malam itu, usai shalat magrib warga Gampong Blang Manggeng, Kecamatan Manggeng dan warga Gampong Tokoh II, Lembah Sabil, menyampaikan langsung keluhan mereka kepada Pj Bupati Darmansah.

Alhasil, harapan masyarakat untuk dibangun jembatan pun langsung direspons oleh Pj Bupati dengan memerintahkan Kadis PUPR untuk memprioritaskan pembangunan jembatan tersebut.

Menurut keterangan warga dari dua gampong dimaksud, selama ini warga setempat terpaksa harus menyeberangi sungai untuk bisa terhubung dan melakukan aktivitas pertanian dengan dua gampong tersebut.

“Kami sangat kesulitan akibat ketiadaan jembatan penghubung di gampong kami, karenanya kami sangat berharap bisa dibangun jembatan penghubung di gampong kami ini,” harap Syafrizal, salah seorang Tokoh Pemuda Blang Manggeng kepada Pj Bupati.

Dijelaskannya, akibat tidak adanya jembatan penghubung mereka harus menyeberangi sungai agar bisa sampai ke desa tetangga. Jika air pasang, mereka harus melewati desa lain yang jaraknya cukup jauh.

“Kesulitan ini sangat terasa ketika ada warga yang sakit, mengangkut hasil pertanian, dan mengantar anak sekolah,” ungkap Syafrizal.

Pada kesempatan yang sama, mantan Keuchik Tokoh II, Faisal menyampaikan bahwa kesulitan yang sama juga dialami oleh warga Gampong Tokoh II. Karenanya mereka sangat berharap agar jembatan penghubung dua desa tersebut segera dibangun.

“Sebenarnya abutment jembatan penghubung antara dua gampong ini sudah dibangun. Namun sudah 10 tahun ditelantarkan, jika pembangunannya dilanjutkan kami khawatirkan tidak lagi kokoh,” ungkapnya.

Karenanya Faisal menyarankan untuk dibangun ulang, sehingga jembatan itu nantinya lebih kokoh dan terjamin, sebab jika tetap dipakai abutment yang sudah ada dikhawatirkan tidak bertahan lama terlebih tiang penyangga ditengahnya juga sudah roboh disapu air. “Ya, solusinya dibangun dari dasar lagi agar keberadaan jembatan itu nantinya lebih terjamin kekokohannya,” saran Faisal.

Mendengar aspirasi warganya itu, Pj Bupati Abdya langsung menelepon Kadis PUPR dan memerintahkan agar pembangunan jembatan tersebut menjadi prioritas pada anggaran 2025.

“Kalau tidak masuk di anggaran 2024, tolong dimasukkan ke dana Doka 2025, dan ini harus menjadi prioritas,” perintah Pj Bupati kepada Kadis PUPR.

Kepada warga dari dua desa tersebut, Pj Bupati Abdya juga menjelaskan bahwa karena keterbatasan anggaran menghadapi Pemilu 2024, sehingga tidak memungkinkan pembangunan jembatan tersebut bisa dilaksanakan tahun 2024 ini.

“Insya Allah tahun 2025 akan diupayakan dengan dana Doka. Nanti kita akan cek fisik ke lapangan, kalau abutment tidak bisa digunakan lagi kita usulkan pembangunan dari awal dan menjadi prioritas pada DOKA 2025,” pungkasnya.

Menanggapi perintah Pj Bupati Abdya tersebut, Kepala Dinas Perkerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat, Alfian Liswandar ST menyatakan akan melaksanakan sesuai arahan Pj Bupati.

“InsyaAllah pak, akan kita prioritaskan pada DOKA 2025, nanti kami juga akan turun mengecek fisik abutment jembatan tersebut, jika tidak layak lagi akan kita bangun kembali,” terangnya.(*)


Post Views: 8

[ad_2]

https://linear.co.id/