Material Longsor Timbun Jalan Aceh-Sumut Telah di Bersihkan, Kapolres: Pencarian Masih Berlanjut

[ad_1]

LINEAR.CO.ID | SUBULUSSALAM – Material longsor yang menimbun badan Jalan Nasional lintas Aceh bagian Barat Selatan (Barsela) menuju Sumatera Utara (Sumut) telah di bersihkan. Pencarian Korban yang hilang masih berlanjut.

Lokasi Longsor itu, tepatnya di Desa Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Jumat,(27/10/23), Malam, waktu setempat. Tidak hanya menimbun badan jalan. Namun juga memakan korban. Tiga warga di kabarkan hilang, Satu di antaranya personil Polsek Penanggalan.

Dijelaskan Kapolres Subulussalam AKBP Yoghi Hadisetiawan bersama Dandim 0118/Subulussalam Letkol Inf Un Wahyu Nungroho, di Posko 1 (Satu) Penyelamatan, Sikelang, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam.

Disampaikan Kapolres Subulussalam, badan jalan yang tertimbun Longsor disana, telah di bersihkan menggunakan alat berat.

Bersama, tim BPBD, Personil Kodim O118/Subulussalam, Polres Subulussalam, di bantu warga setempat telah melakukan pembersihan, di lokasi longsor, Sabtu, (28/10/23).

Disana, tidak hanya melakukan pembersihan. Tim gabungan Penyelamatan korban longsor itu juga terus berupaya menyisir lokasi tersebut.

“Tim telah berupaya melakukan pencarian terhadap korban longsor, bahkan kaki bukit di lokasi itu telah di semprot menggunakan Mobil Pemadam Kebakaran setempat,” ujar, AKBP Yoghi Hadisetiawan.

Kapolres Subulussalam itu juga menambahkan, ada sebanyak Tiga warga di laporkan hilang dalam tragedi bencana longsor di jalan lintas perbatasan Aceh-Sumut tersebut.

“Ada 3 korban yang di kabarkan menghilang, 2 diantaranya warga sipil dan Satu Personil Polsek Penanggalan,” cetus, Kapolres.

Dijelaskannya, semula terjadi longsor. Tim Polsek beserta Kapolsek Penanggalan langsung turun ke lokasi. Disitu tim polsek Penanggalan tengah melakukan pembersihan badan jalan.

Tak berselang lama, longsor susulan pun terjadi. Hingga mengakibatkan Dua warga sipil dan Satu Personil Polsek Penanggalan, di kabarkan hilang sampai saat ini.

“Kami akan terus melakukan upaya Penyelamatan, selama 24 jam, hingga batas waktu yang belum bisa di tentukan. Kami sangat yakin para korban masih dalam keadaan hidup dan sehat,” pungkas, Kapolres.

Kapolres Subulussalam itu pun berharap kepada keluarga korban agar segera melaporkan identitas maupun ciri-ciri korban yang hilang ke Posko satu di Tempat pemandian Sikelang, Kecamatan Penanggalan. (*)

[ad_2]

https://linear.co.id/