Lanjutkan Pencarian Korban Longsor, Ada Menggunakan Lampu Sepmor

[ad_1]

LINEAR.CO.ID | SUBULUSSALAM – Memasuki malam hari, tim upaya penyelamatan terhadap 3 (Tiga) warga korban bencana longsor di jalan nasional lintas Aceh-Sumut, ada yang menggunakan alat penerangan lampu Sepeda Motor (Sepmor).

Upaya pencarian terhadap 3 warga korban longsor, 1(Satu) diantaranya merupakan Personil Polsek Penanggalan, terus dilakukan, hingga 24 jam dengan batas waktu yang belum di tentukan.

Mulai dari siang hari, curah hujan yang deras serta petir terus mengguyur sebagian daerah kota subulussalam, termasuk lokasi pencarian.

Di posko 1 (Satu) Pemandian Desa Sikelang, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, tim gabungan terus melakukan pencarian sampai malam hari, bahkan Menggunakan lampu Sepeda Motor (Sepmor).

Meski hujan deras beserta petir, ditambahlagi debit Sungai Kombih (Lae Kombih) Meluap, mengakibatkan Sungai tersebut kian keruh. Namun, seperti instruksi Kapolres dan Dandim Subulussalam, itu bukan alasan untuk menghentikan pencarian.

Ke Tiga Korban longsor tersebut, 2 (Dua) merupakan warga Sipil dan 1 (Satu) di antaranya personil Polsek Penanggalan/Polres Subulussalam, yang sampai saat ini 3 hari pencarian, tim penyelamatan belum dapat membuahkan hasil.

“Saya masih yakin ke-Tiga rekan kita masih dalam keadaan selamat,” pungkas, Kapolres Subulussalam AKBP Yhogi Hadisetiawan.

Dari pagi tadi, Tim penyelamatan telah menyisir aliran Lae Kombih (Sungai Kombih) dari Air terjun Kedabuhan hingga ke Pos Satu Sikelang, kemudian di lanjutkan ke Posko Dua Jembatan Desa Dasan Raja.

Sementara itu, Kapolres Subulussalam telah memperluas zona pencarian hingga sampai ke Muara Lae Souraya (Sungai Souraya) Kecamatan Rundeng, yang di bantu oleh tim Basarnas Meulaboh dan Satgas Aceh Selatan serta masyarakat setempat.

“Kita telah memperluas wilayah pencarian hingga ke Sungai Souraya Rundeng, dan seluruh Personil di wilayah Subulussalam baik dari Kodim O118/Subulussalam dan Polres, Brimob dengan jumlah yang besar terus melakukan upaya Penyelamatan terhadap 3 rekan kita yang menjadi korban longsor,” kata Kapolres Subulussalam, Senin, (30/10/23).

Sebelumnya, Dandim Kodim 0118/Subulussalam Letkol Inf Un Wahyu Nungroho juga mengatakan hal yang senada.

Sampai berita ini sampai ke meja redaksi, memasuki hari ketiga upaya penyelamatan di Sungai Lae Kombih itu masih belum membuahkan hasil.

Bencana longsor tersebut, terjadi di Jalan Nasional Lintas Aceh-Sumut di Desa Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, pada, Jumat, (27/10/23), kemarin.

Atas peristiwa tersebut, Lima warga menjadi Korban, 2 telah di evakuasi pada malam itu, dengan keadaan selamat. Sementara 3 warga 1 diantaranya Personil Polsek Penanggalan di kabarkan hilang sampai saat ini. (*)

[ad_2]

https://linear.co.id/