Kejati Aceh Geledah Kantor BRA Terkait Program Fiktif Rp 15 Miliar di Aceh Timur

Kejati Aceh geledah kantor BRA terkait dugaan kasus Fiktif senila Rp 15 miliar. (Foto: rmol).

ACEHNETWORK.COM | Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh melakukan penggeledahan kantor Badan Reintegrasi Aceh (BRA) di Banda Aceh, Rabu (15/5/2024).

Penggeledahan itu dilakukan berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan ikan kakap dan pakan rucah sebesar Rp 15 miliar di Kabupaten Aceh Timur yang bersumber dari APBA 2023.

Sebelumnya, penyidik Kejati Aceh menaikkan status kasus dugaan korupsi pengadaan ikan kakap dan pakan rucah di BRA dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

Pengadaan budidaya ikan kakap dan pakan rucah untuk masyarakat korban konflik tahun anggaran 2023 di Kabupaten Aceh Timur diduga fiktif, bahkan Satpel BRA Aceh Timur tidak mengetahui adanya anggaran tersebut disana.

baca juga: Dianggap Makan Gaji Buta, YARA Gugat Majelis Pendidikan Aceh

Saat penyelidikan, penyidik juga menemukan para ketua kelompok tidak pernah menerima bantuan dari BRA.

Namun, rata-rata dari mereka hanya menerima uang tunai dengan jumlah bervariasi.

baca juga: Tidak Berkaitan dengan Peningkatan Mutu, Disdikbud Aceh Barat Larang Pihak Sekolah Gelar Wisuda

Selain itu, pihak ketiga atau perusahaan penyedia barang tidak pernah melakukan pekerjaan sesuai dengan kontrak dan hanya dijanjikan fee atas peminjaman perusahaan.