Kapolsek Peureulak Sosialisasi Tentang Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

[ad_1]

MPNews, Aceh Timur-Polsek Peureulak Polres Aceh Timur berkomitmen terhadap perlindungan perempuan dan anak dengan menyelenggarakan sosialisasi dan edukasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan melakukan sosialisasi kepada warga.

Sosialisasi ini dilaksanakan di Desa Lhok Dalam, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, pada Selasa, (07/11/2023), pagi. Kegiatan ini merupakan langkah proaktif dari Kepolisian Republik Indonesia untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan perempuan dan anak di Kabupaten Aceh Timur khususnya di Kecamatan Peureulak.

Kapolsek Peureulak AKP Muslim Siregar, S.H bersama-sama dengan Kanit Samapta Ipda Safrizal, Kanit Binmas/Polisi RW Aipda Fahrul Razi dan Bhabinkamtibmas Bripka Muchlis Adi Putra yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menggaris bawahi pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak.

Meskipun undang-undang telah mengatur perlindungan terhadap semua warga negara, khususnya perempuan dan anak perlu perhatian ekstra. Mereka dianggap sebagai makhluk yang rawan karena faktor fisik, mental, ekonomi, dan pertahanan diri yang rentan terhadap kekerasan.

Perlindungan terhadap perempuan dan anak diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual dan Undang-undang nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Dalam hal ini Polsek Peureulak mendorong masyarakat yang ada di Kecamatan Peureulak untuk membentuk Desa Ramah Perempuan dan Anak, yang bertujuan untuk memastikan keamanan dan keselamatan perempuan dan anak di desanya.

Pola asuh yang benar terhadap anak juga menjadi salah satu faktor penting dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Orang tua diingatkan untuk memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan anak-anak mereka dan menjadi pendengar setia terhadap masalah yang dihadapi anak-anak.

Masalah ekonomi juga diakui sebagai pemicu utama kekerasan dalam rumah tangga, dengan perempuan dan anak-anak sering menjadi korban. Pendidikan yang rendah juga bisa menjadi faktor penentu terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak, ujar Kapolsek Peureulak.

Sosialisasi seperti ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami isu-isu yang berkaitan dengan perlindungan perempuan dan anak, serta menggugah kesadaran untuk memastikan keamanan mereka di masyarakat dan dengan diadakannya sosialisasi ini, diharapkan dapat terciptanya lingkungan yang lebih aman dan mendukung bagi perempuan dan anak di Kecamatan Peureulak. (Lintang).

[ad_2]

Source link