Berikut Doa untuk Palestina di Bacakan Ustad Adnan Abdullah di Masjid Agung Subulussalam

[ad_1]

LINEAR.CO.ID | SUBULUSSALAM – Usai menyampaikan Khutbah Sholat Jumat, Ustad Adnan Abdullah juga mengirimkan Doa kepada kaum muslimin di Palestina. Berikut doa nya.

Sebelum membacakan Doa, Ustad Adnan Abdullah ini sebagai Khatib, terlebih dahulu menyampaikan Khutbah pada saat sebelum pelaksanaan Sholat Jumat di Masjid Agung, Kota Subulussalam, Jumat, (13/10/23).

Ratusan umat Islam di Kota Subulussalam, melaksanakan Sholat Jumat di Masjid Agung, yang merupakan Icon Kota setempat itu yang juga turut mengirimkan Doa kepada warga negara Palestina. ini Doa nya, di tuliskan ke bahasa indonesia, yang di pimpin oleh Ustad Adnan Abdullah.

“Ya Allah selamatkanlah saudara-saudara kami kaum muslimin yang lemah di Palestina.”

“Ya Allah sayangi dan kasihilah mereka dan keluarkanlah mereka dari isolasi dan keadaan sempit yang mereka alami saat ini.”

“Ya Allah terimalah syuhada mereka dan sembuhkanlah yang luka dan sakit dari kalangan mereka.”

“Ya Allah tetaplah bersama mereka dan jauhilah musuh-musuh mereka karena tiada daya dan kekuatan bagi mereka kecuali dari Mu.”

“Ya Allah turunkanlah pertolongan-Mu buat kaum mujahidin di Palestina, Ya Allah tolonglah mereka menghadapi kaum Yahudi dan penolong-penolong mereka dari kalangan kuffar dan kaum munafik.”

“Ya Allah tepatkanlah bidikan mereka, rapatkanlah shaf perjuangan mereka dan satukanlah kalimat mereka di atas kebenaran Ya Hayyu Ya Qayyum.” Demikian Doa yang di kirimkan kepada warga Palestina.

Pada saat pelaksanaan Sholat Jumat, Ustad Syamsul Fajri yang selaku Imam nya di Masjid Agung juga turut mengirimkan Doa.

Memasuki rakaat ke Dua, sebelum Sujud, Ustad Syamsul Fajri juga turut membacakan Doa Qunut serta mengirimkan Doa kepada warga Palestina, yang di amini ratusan Jamaah Sholat Jumat di Masjid Agung.

Mengutip berita dari kabar berita CNN Indonesia, terhitung sudah lima hari sejak perang Israel dan militan Palestina Hamas, jumlah korban tewas mencapai total 2.100 orang dan luka-luka terus bertambah.

Dari total tersebut, korban tewas dari sisi Israel adalah 1.200 orang, sementara di sisi Palestina ada 900 orang yang meninggal dunia, termasuk ratusan anak-anak.

Fasilitas umum dan rumah tinggal hancur, pasokan air dan listrik. Kehidupan mereka selalu mencekam, tidak tenang dan nyaman. Ibadah pun terasa sulit karena nyawa selalu menjadi taruhannya.

Diprediksi korban akan terus bertambah mengingat sampai detik ini belum ada tanda-tanda perang akan berhenti. (*)

[ad_2]

https://linear.co.id/