Banjir Akibatkan Petani Sawit di Kuala Batee Merugi

[ad_1]

LINER.CO.ID | ACEH BARAT DAYA – Petani sawit Gampong Lhok Gajah mengeluh karena setiap musim hujan kebun sawit mereka selalu direndam banjir.

Selain itu juga saluran saluran primer di Gampong tersebut tidak berfungsi dengan maksimal. Hal itu disebabkan oleh tebalnya lumpur dan banyaknya rumput yang menutupi saluran hingga tidak bisa mengaliri pembuangan hingga sawit mereka selalu terendam.

Warga di Gampong Lhok Gajah sangat berharap kepada Pemkab Abdya untuk segera melakukan pembersihan saluran pembuang.

Karena sejak dilakukan pengeringan rawa pada tahun 2008 sampai sekarang saluran pembuang tersebut tidak pernah dibersihkan,” kata Keuchik Lhok Gajah, Agustiar, Kamis (14/12/2023).

Menurut Agustiar, akibat tidak pernah dilakukan pembersihan saluran pembuang tersebut, ratusan hektare areal perkebunan sawit warga sering tergenang air.

“Solusinya dengan pembersihan kembali saluran pembuang. Jika dilakukan secara gotong-royong tidak maksimal karena harus diturunkan alat berat,” kata Agustiar

Agus mengaku, genangan banjir yang saban tahun menggenangi lahan perkebunan rakyat tersebut membuat hasil panen kelapa sawit warga sejak beberapa tahun ini menurun drastis.

“Karenanya kami sangat berharap perhatian dari Pemkab Abdya untuk melakukan pencucian (pembersihan) saluran pembuang dimaksud,”.(*)

[ad_2]

https://linear.co.id/