Aniaya Kawan Sendiri Gegara Tak Bayar Hutang, Pria Darul Aman Diamankan Polres Aceh Timur

Aniaya Kawan Sendiri Gegara Tak Bayar Hutang, Pria Darul Aman Diamankan Polres Aceh Timur
SH (25) pelaku penganiaya terhadap FA (29) warga Gampong Baro, Darul Aman, Aceh Timur diamankan Polres Aceh Timur. (foto : Ist).

ACEH TIMUR, ACEHNETWORK.COM | SH (25), Pelaku penganiayaan terhadap FA (29) warga Desa Gampong Baro, Kecamatan Darul Aman, diamankan Polres Aceh Timur pada Minggu (7/4/2024) dini hari sekitar pukul 01:30 WIB.

“Kita datangi pelaku dengan cara persuasif, kemudian kita amankan,” kata Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, Iptu Muhammad Rizal, S.E.,S.H.,M.H.

Rizal menjelaskan, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada hari Sabtu, (14/03/2024) di Desa Gampong Keude, Kecamatan Darul Aman.

Penyebab penganiayaan itu, kata Kasat Reskrim, dipicu karena pelaku tidak terima saat FA berupaya menagih hutang dengan mendatangi rumahnya. Korban dan pelaku merupakan berstatus teman.

baca juga: Diduga Open BO, Satpol PP Kota Langsa Turut Amankan Warga Aceh Timur

“Pelaku sekitar bulan Desember 2023 meminjam uang kepada FA sebesar 1 juta rupiah dan berjanji akan mengembalikan dua hari ke depan. Namun oleh pelaku tidak mengembalikannya hingga beberapa kali FA menagih uang tersebut akan tetapi oleh pelaku juga tidak bersedia mengembalikannya dengan berbagai alasan,” ungkap Iptu Muhammad.

Lebih lanjut, pada tanggal 14 Maret lalu sekira pukul 17.30 WIB, korban sedang duduk di sebuah warung, tiba tiba pelaku muncul dari arah belakang langsung menghantam FA. Warga yang melihat kejadian itu langsung melerainya.

baca juga: Polres Aceh Timur Amankan Pelaku yang Tewaskan Warga Idi Timur di TPI Idi, Ini Kronologinya

Seteleh menghatam korban, pelaku langsung meninggalkan lokasi. Tidak terima penganiayaan tersebut, FA membuat laporan pengaduan di SPKT Polres Aceh Timur.

baca juga: Bejat, Seorang Ayah di Aceh Tengah Tega Rudapaksa Anak Tirinya yang Masih SD

“Atas perbuatannya, pelaku dipersangkakan dengan Pasal 351 ayat (1) KUHPidana, tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun”, pungkas Iptu Muhammad.