Yuk, Berburu Oleh-oleh Batu Akik Aceh di Lokasi Wisata Ulee Lheue

  • admin

PEMUDA itu terlihat sibuk. Ia mengambil potongan-potongan batu sebesar kerikil. Batu-batu yang diambilnya itu adalah batu giok jenis cempaka madu. Batu tersebut kemudian dirapikannya, pinggirannya diasah dengan alat khusus. Batu-batu tersebut merupakan pesanan pelanggan.

Namanya Samsul. Usianya baru 29 tahun. Mengasah batu merupakan pekerjaan yang dialakoninya setiap hari di pusat kerajinan batu akik Aceh Gemstone di Ulee Lheue Banda Aceh. Pekerjaan itu mulai digelutinya di awal 2013 lalu. Awalnya Samsul adalah seorang pedagang buah-buahan di Pasar Aceh. Ia sengaja banting stir menjadi pengasah batu akik.

Aceh Gemstone terletak sekitar 20 meter dari Masjid Baiturrahim (arah water boom) Ulee Lheue. Di sini pengunjung tidak hanya bisa melihat aneka bentuk olahan batu akik seperti batu cincin dan liontin. Tapi juga bisa melihat langsung proses pengerjaannya.

Tempat ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan, khususnya pencinta batu mulia. Ulee Lheue sendiri dikenal sebagai salah satu lokasi wisata bahari di Banda Aceh. Kawasan ini menjadi salah satu lokasi wisata favorit di Banda Aceh. Jangan lewatkan kesempatan untuk melihat aneka koleksi batu akik Aceh jika Anda sedang main-main ke kawasan ini.

Batu-batu akik yang ada di Aceh Gemstone ini didatangkan dari luar Banda Aceh, seperti dari Nagan Raya, Panga, Aceh Jaya serta batu-batuan dari Aceh Tengah. Di tempat ini ada beberapa gerai yang menyediakan aneka batu akik. Batu-batu yang sudah jadi dan siap dijual dipajang di rak-rak kaca. Ukuran dan harganya macam-macam. Beberapa olahannya berupa batu cincin, gelang dan liontin untuk kalung.

"Saat ini yang menjadi trend dan paling banyak diincar pelanggan adalah jenis giok idocrase solar, nephride jade, cempaka dan kecubung," ujar ketua Gabungan Pecinta Batu Alam Aceh (GAPBA) Nasrul Sufi, alias Teungku Abang, kepada ATJEHPOST.co, Minggu, 11 Januari 2015. Nasrul Sufi juga memiliki gerai di tempat itu.

Nasrul mengatakan giok jenis solar idocrase menjadi incaran banyak orang saat ini. Hal itu berpengaruh langsung pada harganya. Tak heran jika harga giok solar ini sangat mahal. Satu butir batu cincin giok misalnya bisa dihargai mulai Rp2 juta sampai Rp 5 juta.

“Lawetnyoe asai trok jamee keunoe sabee ditanyoeng giok solar, na meusineuk pih dilakee bloe. Bahkan na nyan ditem meuseunoh-sunoh bloe. Peurseh lagee awak kontraktor nyang ikot tender proyek (Sekarang ini asal datang tamu ke mari selalu menanyakan giok solar, ada sebutir saja pun dibeli juga. Bahkan ada yang saling berebut untuk membelinya. Persis seperti kontraktor yang ikut tender proyek),” ujar Nasrul Sufi.[]

related posts