Sepuluh Desa di Matangkuli Terendam Banjir Kiriman

SEPULUH desa di Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara terendam banjir kiriman, Selasa 11 November 2014. Banjir kiriman ini terjadi akibat tingginya debit air karena hujan deras di kawasan Takengon, Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah.

Sepuluh desa yang terendam banjir tersebut masing – masing Desa Teumpok Barat, Parang Sikureung, Lawang, Alue Entok, Tanjong Tgk Kari, Meuria, Hagu, Alue Thoe, Dayah Baroe, dan Desa Seuriwek.

Warga Desa Alue Thoe, Abdullah, kepada atjehpost.co mengatakan, air naik ke pemukiman warga sekitar pukul 06.00 WIB. Sejauh ini ketinggian air masih sebatas lutut orang dewasa.

“Sejumlah rumah warga yang rendah sudah mulai terendam sejak pagi tadi. Sejauh ini belum ada yang mengungsi, namun air masih terus naik,” ujarnya.

Sementara itu, Mukim Matangkuli H Bahtiar menyebutkan, lamanya air banjir surut di Kecamatan Matangkuli akibat sumbatnya beberapa titik saluran pembuangan.

“Banjir ini baru tahap pemanasan, dipastikan akan ada banjir susulan. Setiap tahunnya sebanyak 30 desa di Matangkuli terendam banjir yang minimal terjadi lima kali. Untuk kali ini sudah ada sembilan desa yang terdata dengan total rumah yang terendam sekitar 500 KK,” katanya.

Untuk itu, pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui dinas terkait agar segera menurunkan alat berat guna melakukan pengerukan di sejumlah saluran buang.

“Pengerukan memang tidak dapat mencegah banjir secara keseluruhan. Namun setidaknya dapat mempercepat air surut jika banjir datang,” tukasnya.[]

related posts