Sekda Aceh Dituding Anti UUPA?

  • admin

SEKRETARIS Daerah (Sekda) Aceh Dermawan, MM dituding sebagai orang pertama yang anti Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA). Penolakan Undang-undang aspirasi masyarakat Aceh tersebut terjadi ketika Dermawan menjabat Setda Nagan Raya 2006 lalu.

Mantan Ketua Sosialisasi UUPA Nagan Raya Wahidin mengaku, Dermawan yang menjabat selaku Setda Nagan Raya 2006 menolak keras sosialisasi UUPA yang sedang dilakukannya bersama mahasiswa. 

Wahidin mengaku pernah diajak berkelahi di ruang kerja  Dermawan saat itu akibat emosi karena kalah argumentasi.

“Dengan rendah hati kami mohon pada pak gubernur dan Wagub, supaya dapat mengevaluasi kembali Setda Aceh. Masak penentang UUPA dijadikan Setda, memangnya tidak orang lain?” katanya kepada ATJEHPOST.CO, Kamis, 30 Oktober 2014.

Menurut Wahidin, penempatan Setda Aceh Dermawan dinilainya telah melukai perasaan masyarakat Aceh karena orang nomor tiga pemerintah Aceh itu dinilai paling anti UUPA.

Selain itu, Dermawan juga dinilai orang pelit dan tidak peduli kepada nasib mahasiswa, pemuda putus sekolah dan pencari kerja.

Dia berharap kepada pemerintah Aceh supaya betul-betul melihat latar belakang seseorang setiap adanya penempatan kepala Satuan Kerja Pemerintahan Aceh.[]

related posts