Kekuatan Mental Tentukan Juara Liga

Kunci menjadi juara Liga Primer adalah kekuatan mental bukan kepintaran melancarkan perang urat syaraf, kata manajer Manchester City Manuel Pellegrini.

Pernyataan ini ia sampaikan di tengah upaya untuk kembali menempati posisi teratas di Liga Primer, setelah digeser Chelsea, menyusul kekalahan dari tim asuhan Jose Mourinho tersebut dan hasil seri melawan Norwich, pekan lalu.

Pada saat yang hampir bersamaan Pellegrini dan Mourinho terlibat 'perang urat syaraf' di media.

Pellegrini mengatakan mulai sekarang ia tidak mau lagi terlibat sengketa kata-kata dengan Mourinho atau manajer-manajer lain di Liga Primer.

"Saya menjawab pernyataan Mourinho karena kalau saya diam, orang akan mengira saya setuju dengan pernyataannya," kata Pellegrini.

Tidak penting

Mourinho menyebut bahwa City adalah tim terbaik di Inggris tapi juga mengatakan klub ini tidak mematuhi peraturan finansial dari UEFA.

Ia juga mempertanyakan keputusan FA yang tidak menghukum pemain City, Yaya Toure, meski rekaman video menunjukkan Toure terlihat sengaja menendang lawan.

Pellegrini mengatakan dirinya menyayangkan komentar-komentar Mourinho tersebut.

"Mourinho berbicara soal keuangan, soal wasit. Mestinya ia tidak membahas hal-hal yang tidak penting tersebut," kata Pellegrini.

Soal kekalahan dan hasil seri di dua laga terakhir, Pellegrini menegaskan bahwa kedua hasil ini tidak bisa dipakai sebagai indikator penurunan timnya.

"Saya tidak terlalu khawatir. Kami akan menang lagi. Memang tidak mudah untuk selalu menang. Menurut saya, tim dengan mental paling kuat yang nantinya akan juara," katanya.[] sumber: bbc.co.uk

related posts