BPJS Banda Aceh: Pengobatan Bayi Daffa Tak Bisa Ditanggung Penuh

KEPALA Unit Pelayanan Rujukan BPJS Cabang Banda Aceh, dr. Neni, mengatakan biaya pengobatan pasien bayi Daffa yang akan melakukan pencangkokan hati hanya bisa ditanggung oleh BPJS sesuai dengan Permenkes nomor 59 tahun 2014 tentang tarif JKN.

“Kita tetap mengacu kepada permenkes nomor 59 tahun 2014, semua sudah tersistem, ” kata dr. Neni, kepada ATJEHPOST.co, Senin 9 Febuari 2015.

Menurutnya, BPJS tidak bisa membayar tarif diluar kebijakan Permenkes nomor 59 tahun 2014. Kebijakan ini karena semua tarif pencangkokan hati sesuai rumah sakit dan sesuai dengan rujukan yang dituju sudah dimasukan dalam system.

“Meski Gubernur Aceh pernah berjanji akan menanggung semua biaya operasi bayi Daffa tersebut, namun kita tidak bisa melakukan pembayaran di luar sistem yang ada. Kalau pak Gubernur pernah menjanjikan, ya itu kapasitas pak gubernur yang menjawab, sementara BPJS tetap tidak bisa dari aturan yang ada,” ujar dr.Neny. [Baca: Menagih Janji Doto Zaini untuk Biaya Pengobatan Bayi Daffa]

Katanya, berhubung bayi Daffa merupakan pasien JKRA termasuk ke dalam kategori rujukan nasional, maka sesuai tertuang dalam Permenkes nomor 59, pengobatannya masuk dalam pasien kelas III.

“Berhubung bayi Daffa harus dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Jakarta, pasien masuk dalam kategori kelas III rujukan nasional,” katanya.

Menurut dr.Neny, yang akan menentukan bayi tersebut masuk dalam kategori cangkok hati ringan, cangkok hati sedang dan cangkok hati berat adalah dokter. Hasil pemeriksa bayi tersebut yang akan menentukan kategori kelas.

“JKRA itu bagian dari JKN. Tidak ada beda, cuma namanya saja yang berbeda,” katanya lagi.

Berikut tarif pencangkokan hati dengan menggunakan rujukan nasional, seperti yang tertuang dalam Permenkes nomor 59 tahun 2014 tentang tarif JKN.

Prosedur pencangkokan hati ringan, untuk kelas I Rp115,635,000, kelas II Rp99,115,700 dan kelas III Rp82,596,400.

Prosedur pencangkokan hati sedang untuk kelas I Rp127,576,300, kelas II Rp109,351,100 dan kelas III Rp91,125,900. Sedangkan prosedur pencangkokan hati berat untuk kelas I Rp.223,795,100,k elas II Rp. 191,824,400 dan kelas III Rp. 159,853,700.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Setda Aceh, Dr. Mahyuzar, mengatakan biaya pengobatan Daffa Delfira, bocah penderita astresia biller, sepenuhnya ditanggung Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). [Baca: Karo Humas: Pengobatan Daffa Sepenuhnya Ditanggung JKN ].

“Informasi yang disampaikan oleh dr Yani, Kepala Dinas Kesehatan bahwa pasien bayi Daffa sepenuhnya ditanggung dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),” ujarnya kepada ATJEHPOST.co, Selasa, 3 Febuari 2015.

Ia mengatakan pemerintah juga menanggung asupan gizi untuk mencapai bobot berat badan Daffa agar bisa menjalankan operasi cangkok hati di RSUCM Jakarta.

“Sampai saat ini bantuan JKN masih berjalan untuk bayi Daffa,” katanya.[]

related posts