APPSI Prihatin Kenaikan Harga Daging Saat Meugang

HARGA daging sapi pada hari meugang di Bireuen Sabtu 28 Juni 2014 dinilai menyulitkan bagi kaum ekonomi lemah. Harga daging meugang di Langgar Square Bireuen dijual Rp130 ribu hingga 140 ribu rupiah.

"Kondisi ini sangat memprihatinkan masyarakat terlebih bagi warga dengan taraf ekonomi menengah ke bawah, sangat dibutuhkan tindakan pemerintah untuk mengawal harga daging," ucap Ketua Ketua Pembina APPSI (Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia) Kabupaten Bireuen Adnan Adam, Sabtu 28 Juni 2014.

Bukan hanya harga daging, pemerintah harus melakukan pengawalan harga bahan kebutuhan pokok. Selain itu harga ayam, udang, ikan dan bahan makanan lainnya, jika hal ini terus berlanjut, dikhawatirkan berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat terhadap bahan makanan.

Adnan Adam menyampaikan hal tersebut usai memantau pasar daging meugang bersama pengurus APPSI Bireuen untuk memantau harga memantau kebutuhan meugang dan bahan makanan menjelang bulan Ramadhan.

Dari pemantauan itu diketahui harga daging dijual 130 ribu -140 ribu rupiah, ayam 32 ribu rupiah, udang 90 ribu rupiah. Kata Adnan, harga daging meugang kali ini merupakan tertinggi di Kabupaten Bireuen selama ini, diyakini merupakan harga daging sapi termahal di seluruh dunia.

Sehubungan pemilu presiden, Kordinator APPSI Wilayah Aceh Tarmizi Age berharap presiden dan wakil yang terpilih ke depan dari tokoh yang peduli pasar dan rakyat ekonomi lemah. Sehingga secara bertahap masyarakat tak kesulitan persediaan makanan sebab harga barang tak stabil.

Secara keseluruhan pasar tradisional Bireuen Sabtu 28 Juni 2014 diserbu masyarakat yang ingin membeli kebutuhan meugang, di Aceh sudah tradisi membeli daging satu hari jelang ramadhan, jelang Idul Fitri dan jelang Idul Adha. ()

related posts