Warga Aceh Dihukum Mati di Malaysia

ALOR SETAR – Pengadilan Alor Setar, Malaysia, hari ini, Rabu, 27 Juni 2012, menjatuhkan hukuman mati untuk seorang pria asal Aceh setelah dinyatakan bersalah karena menjual narkoba lima tahun lalu.

Kantor Berita Malaysia Bernama menyebutkan, pria Aceh tersebut bernama Ilham Saputra Zainal Abidin. Sehari-hari, pria berusia 32 tahun ini berjualan ikan. Pada 9 Agustus 2007, polisi menangkap Ilham di kawasan Hamagawa Sdn Bhd, Jalan Bakar Arang, Sungai Petani sekitar pukul 5:30. Di saku celananya, polisi menemukan 95,35 gram narkotika jenis sabu-sabu.

Hakim Mohd Zaki Abdul Wahab menjatuhkan hukuman mati kepada Ilham Saputra setelah menyakini bukti-bukti yang diajukan jaksa penuntut.

"Dari bukti yang diajukan jaksa penuntut, terdakwa terbukti telah melakukan penjualan dan pembelian obat berbahaya melalui telepon dan kemudian bertemu,” kata Hakim Zaki Abdul Wahab.

Terdakwa  dijerat dengan Pasal 39 (B) Akta Antinarkotika Malaysia dengan ancaman hukuman gantung sampai mati jika terbukti bersalah.

Kasus ini telah mulai disidangkan sejak 27 Maret 2012. Dalam persidangan, terdakwa didampingi pengacara Gooi Soon Seng.| sumber: Bernama

Berita terkait:

Ilham Saputra, Warga Aceh Terancam Hukuman Mati di Malaysia

related posts