Nasib Mobil Malaysia di Indonesia

  • admin

PABRIK mobil negeri Jiran, Proton, belum biasa berbuat banyak di pasar otomotif Indonesai. Mobil besutan mereka kalah pamor dengan produsen Jepang, Eropa, Amerika Serikat, bahkan Korea Selatan.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), mobil Proton hanya bisa terjual 819 unit sepanjang bulan Januari-Mei 2012.

Proton Exora menjadi penyumbang terbesar dari total penjualan mereka. Mobil jenis MPV (Multi Porpose Vehicle) ini bisa terserap pasar nasional sebanyak 676 unit. Sedangkan tipe paling banyak diminati adalah Exora Star 1.6 MT (478 unit) dan Exora Star 1.6 AT (197 unit).

Diketahui kebutuhan mobil MPV cukup besar di Indonesia. Kendati sudah cukup sesak, segmen MPV masih menjadi ladang keuntungan para produsen otomotif dunia. Tak terkecuali Proton, meski penjualan mereka masih jauh dari kompetitor lainnya.

Untuk tipe city car dan sedan, mobil Malaysia ini kalah telak dari pemain-pemain lama. bahkan pabrikan asal Korea Selatan. Proton Savvy cuma mampu terlego 48 unit, kemudian untuk Gen2 sebanyak 95 unit. Adapun Proton Neo sama sekali tidak mencatatkan penjualan.

Proton sendiri rencananya siap memboyong varian terbaru di Indonesia, yakni sedan Preve. Di negeri asalnya mobil ini mendapatkan respon yang cukup baik. Sejak diluncurkan April lalu, Preve mencatat angka pemesanan mencapai 12 ribu unit.

Atas dasar itulah mereka optimistis sedan ini bisa mendongkrak penjualannya di Indonesia. Rencananya Preve akan diluncurkan akhir tahun 2012.

Namun langkah itu bisa jadi tak sesuai harapan. Pasalnya, dalam dua tahun terakhir penjualan mobil sedan di Indonesia turun hingga 20 persen. Berdasarkan data dari lembaga riset dan analisis internasional Frost & Sullivan, pada 2010 penjualan mobil sedan mencapai 33.128 unit. Sementara itu, pada 2011, angka itu turun 19,4 persen menjadi 26.712 unit. | sumber:viva

related posts