Diskusi bersama Nezar Patria, Redpel VIVA.CO.ID: Media Online Konten Lokal Makin Dicari

BANDA ACEH – Di masa mendatang media online lokal diprediksi akan terus berkembang dan popularitasnya sama dengan media nasional. Meskipun ke depan globalisasi akan terus terjadi namun media-media online dengan konten lokal akan semakin dicari.

Hal tersebut disampaikan oleh Nezar Patria, Redaktur Pelaksana VIVA.co.id yang juga mantan Ketua AJI Indonesia saat berkunjung ke Kantor Redaksi ATJEHPOSTcom hari ini, Jumat, 16 November 2012.

“Karena itu kita harus mengencangkan konten lokal yang expert, besar di lokal otomatis menjadi besar di global,” kata Nezar saat berdiskusi dengan awak redaksi ATJEHPOSTcom.

Dalam diskusi tersebut Nezar banyak memaparkan tentang konsep jurnalisme online di antaranya faktor kecepatan dan ketepatan dalam menyajikan berita. Namun, Nezar mengingatkan jangan sampai untuk mengejar kecepatan justru mengabaikan faktor akurasi. Yang paling penting adalah berita yang ditayangkan bisa diverifikasi ulang.

“Cepat itu penting tapi yang lebih penting lagi adalah faktor akurasi berita, kita perlu menyajikan berita secara cepat tapi berkualitas dan profesional, kalau belum yakin validitasnya sebaiknya pending dulu,” ujar salah satu pendiri portal berita Vivanews (kini Viva) itu.

Nezar juga memaparkan mengenai optimalisasi mesin pencari seperti Google untuk memperoleh traffic web. Hal ini, kata dia, bisa disiasati dengan menggunakan judul-judul yang "ramah" dengan mesin pencari.

"Sehingga ketika kata kunci dimasukkan dalam mesin pencari akan mengarah ke website. Meski media lokal, judul yang dipakai sebaiknya lebih universal. Mengingat orang yang akan mengakses media tersebut bisa berasal dari benua mana saja. Contohnya tidak menggunakan judul-judul yang metafora," kata Nezar.

Selain itu ia juga menekankan agar memanfaatkan sosial media seoptimal mungkin seperti Facebook dan Twitter. Apalagi dengan jumlah pengguna facebook di Indonesia yang saat ini mencapai 48 juta pemakai dan masuk peringkat empat dunia. Belum lagi, kata Nezar, Twitter yang mencapai angka 20 juta pengguna. Angka itu, kata dia, setara dengan 38 persen dari populasi penduduk di Indonesia.

“Saya pikir ATJEHPOSTcom sudah memulainya dengan baik, sebuah media online yang dibangun dengan konsep jurnalisme online,” ujarnya.

Salah satu kunci membangun media online menurut Nezar dengan mengetahui siapa pembacanya. Dibandingkan media cetak, pembaca media online lebih mudah terdeteksi. "Dengan mengetahui target pembaca maka akan mudah menyesuaikan content (isi). Jika ini bisa dipahami oleh media online maka semua target pasti bisa dicapai."[] (ihn)

related posts